Sabtu, 21 Januari 2017

Kenapa Ada yang percaya Flat Earth ?

kenapa flat earth, alasan percaya flat earth, bukti bumi datar


Kenapa ada banyak orang percaya Flat Earth?

Dari sudut pandang penganutnya sendiri, mereka menganggapnya Flat Earth sebagai kebenaran. NASA telah melakukan kebohongan besar tentang bentuk bumi. Semua pengajaran astronomi selama ini adalah propaganda.

Kira-kira seperti itu jawaban ketika kamu mencoba bertanya pada FE. Terlepas dari bukti bumi bulat bisa dieksplorasi sendiri, FE lebih gemar mengurung diri di kamar sambil mencari video di Youtube dengan kata kunci "bukti bumi bulat".

Selalu ada kubu biru dan kubu merah. Masing-masing kubu punya landasannya sendiri yang mereka yakini kuat. Namun untuk abad 21, kenapa masih ada yang meyakini kosmologi 2300 tahun lalu?

Kenapa ada yang percaya Flat Earth?


Saya punya beberapa jawaban untuk pertanyaan di atas. Semuanya merupakan hanya hasil pemikiran pribadi dimana masing-masing poinnya bersifat subjektif berdasarkan pengamatan saya terhadap orang-orang yang mengimani bumi datar.

Apa saja?


Karena banyak orang tidak mau cross check informasi

Inilah alasan yang paling pertama serta menjadi titik balik ketika seorang mulai memantapkan pikirannya untuk sebuah kosmologi yang baru dikenalinya. Misalnya ketika BossDarling memelintir kalimat Google dalam video eksplanasi tentang My Location, saya yakin tidak banyak dari kita yang mencoba memastikan video aslinya.

Kebanyakan langsung mengangguk setuju, mengiyakan cocoklogi dan mengesampingkan keabsahan informasi. Kejadian seperti ini bukan barang baru di Indonesia. Sudah sejak lama ranah internet kita diisi oleh berita hoax, misinformasi, atau pelintiran dengan maksud tertentu.

Coba gabung ke grup-grup semacam Indonesian Hoaxes Community atau Sekoci. Perhatikan setiap posting disana, berita-berita palsu bermunculan dan para member mencoba menelaah informasi tersebut demi memastikan kebenarannya. Informasi palsu yang disebarkan Flat Earth 101 sebenarnya bukan barang baru. Penyebar hoax di internet amatlah banyak sehingga mau tidak mau harus kita sendiri yang patut memfilternya.


Kurang berpikir kritis

Atau dengan kata lain mudah didoktrin. Setidaknya dengan berpikir kritis, kita tidak akan menelan mentah-mentah argumen Flat Earth. Ya, kebanyakan orang hampir tidak pernah mempertanyakan apa yang diterima indera pendengaran.

"ketinggian kubah adalah 5000 km, kenapa bom HANE sudah meledak di ketinggian 400 km?"

Itu hanya salah satu pertanyaan kritis. Jika diamati, kosmologi Flat Earth memberikan ruang untuk banyak sekali pertanyaan. Sayangnya kebanyakan dari kita tidak sempat untuk memikirkan pertanyaan ini. Kebanyakan lebih suka menonton video terbarunya dibanding mempertanyakan argumennya yang kontradiktif.


Terlalu paranoid, tak peduli dengan rasionalitas

Salah satu argumen gila Flat Earth "semua program luar angkasa adalah bohong". Tak sekedar menganggapnya bohong, kemudian orang-orang yang terlibat di dalamnya juga bohong. Profesor fisika yang meneliti terkait astronomi juga bohong. Semua insinyur roket bohong, astronot bohong, NASA bohong, LAPAN bohong, BMKG bohong...

Pilot yang melakukan penerbangan melewati Antartika bohong...
Peneliti yang menyaksikan matahari 24 jam di Antartika bohong...
Astrofotografer yang memotret ISS dari bumi bohong...
Foto bumi dari satelit bohong...
Para pembuat satelit bohong...
Saintis astronomi bohong...
Newton bohong...
Galileo bohong...
Tapi BossDarling 100 persen benar!

Beberapa bidang pekerjaan terutama yang punya pengaruh terhadap informasi bentuk bumi rawan difitnah bohong oleh Flat Earth.

Saya tak tahu siapa saja para FE dan seberapa tinggi ilmunya tentang sains sampai bisa mencap ratusan ribu profesor, saintis, dan pembuat satelit yang telah mengabdi selama bertahun-tahun sebagai pembohong. Pola pikir semacam itu justru jauh dari rasional, lebih cocok disebut paranoid. Dan menjadi paranoid bukan hal yang bisa dibanggakan.


Berhasil dibohongi oleh konspirator

Contoh untuk kasus BossDarling, berapa banyak kebohongan yang kalian temukan? Dua, tiga, lima, delapan, sepuluh? Simpan jawabannya sebab bukan identitas kuantitas yang ingin saya bahas. BossDarling hanyalah satu dari banyaknya konspirator yang doyan membohongi audiens.

Berbohong? Iya berbohong. Saya tidak asal-asalan saat menulis ini, terlalu banyak bukti untuk pantas menyebut mereka sebagai pembohong.
Scene dari Flat Earth 101 episode 1
Aslinya seperti ini (sumber)

Itu cuma salah satu dari sekian banyak. Konspirator Flat Earth pandai "mengolah" sebuah foto atau video untuk suatu tujuan. Kemudian mereka menyalahkan pihak lain (biasanya NASA). Padahal mereka sendiri pelakunya.

Parahnya lagi, mereka mengklaim dirinya benar sementara terus berorasi bahwa NASA berbohong. Saya sudah berkali-kali melihat kasus serupa. Mereka yang percaya bumi datar awalnya sedikit, namun berkat beberapa konspirator yang jago Photoshop, makin bertambah banyaklah penganut Flat Earth.


Mereka yang percaya FE memang awam di bidang ini

Pernah dengar ada astronom yang percaya bumi datar? Atau seorang geolog yang membantah adanya gravitasi? Atau mungkin seorang astrofotografer mengatakan bintang menempel di kubah bumi? Saya bahkan tidak pernah mendengar ada saintis yang percaya bumi datar.

Kenapa mereka tidak percaya bumi datar? Bukan karena mereka berbohong, tapi karena melalui pengamatan dan ilmu yang mereka miliki, mereka menyimpulkan dengan pasti bumi berbentuk bola. Para pengagum Flat Earth yang saya jumpai semuanya memang orang-orang yang awam di dunia astronomi. Pengetahuannya jauh dari kata cukup untuk mengerti mekanisme kerja alam semesta.

Menjadi awam tidak salah, namun fatal apabila sudah menjadi Personal Incredulity yakni kesalahan ketika gagal memahami sesuatu konsep sehingga langsung menganggapnya tidak masuk akal. Gangguan psikologis ini kerap terjadi dalam teori Evolusi dan Big Bang. Dalam banyak kasus, FE dengan Personal Incredulity biasanya akan anti sains.

Sikap anti sains terlalu mengerikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan suatu bangsa. Kamu bisa membaca tulisan ini sekarang berkat kemajuan sains. Saya harap pola pikir ini tidak hinggap pada orang-orang Indonesia. Negara kita ilmu pengetahuannya tidak semaju negara lain, kalau tak bisa membuatnya lebih baik jangan membuatnya semakin parah dengan pemahaman FE.


Bumi terlihat datar, maka pasti datar

Apa eksperimen yang paling sering dilakukan para FE? Betul! Datang ke pantai lalu memotret horizon bumi. Seperti itulah pengamatan paling murah dan mudah yang bisa dilakukan. Disamping itu kadang ketika menumpang pesawat, mereka sering memperhatikan horizon untuk memastikan bahwa klaim FE memang benar.

Ya, soal masalah ini sudah terlalu sering dibahas dan jawaban ilmiahnya sudah ada. Tapi FE bersikeras dengan argumennya yang didasarkan pada eksperimen. Melakukan pengamatan memang baik, tapi harus dibarengi dengan dasar yang jelas, bukan self claim.

Manusia terlalu kecil untuk merasakan lengkungan bumi melalui indera. Lengkungan bumi dari ketinggian sudut pandang manusia hanya ada nol koma sekian persen dimana hal itu mustahil untuk dilihat.

Yang paling meresahkan, eksperimen para Flat Earther tidak memperhitungkan aspek-aspek seperti geoid dan refraksi. Contoh eksperimen laser yang sering dijagokan FE ternyata tidak didasari dengan data saintifik. Di forum ini kesalahan dalam percobaan lengkungan bumi oleh FE dibahas tuntas hingga ke akar-akarnya, tentu oleh orang-orang yang berkompeten dalam sains.

Nah, kalau kata pepatah "think first before you draw a clonclusion". Kata-kata ini tepat sekali untuk menggambarkan FE dalam eksperimen yang sering mereka lakukan.


Dipropagandakan sebagai kebenaran

Wake up! Reveal the truth! Itulah slogan yang sering saya jumpai dalam video-video Flat Earth. Saat mengikuti ujian di sekolah, terjadilah aksi contek-menyontek. Kamu bertanya pada Rudi, dia menjawab A. Merasa kurang yakin, kamu bertanya pada Dika, dia menjawab B sambil disambung kalimat "saya yakin jawabannya benar". So, mana yang kamu percayai, jawaban Rudi atau Dika?

Secara naluri, kita akan mengikuti jawaban Dika. Kenapa? Karena Dika mengklaim benar terlepas kita sendiri tidak tahu mana jawaban yang benar. Nah, mekanisme seperti ini terjadi pada Flat Earth. Setiap videonya selalu diselingi kalimat seru yang mengklaim mereka benar.


Agama bilang bumi ini datar

Di negara overdosis agama seperti Indonesia, apapun yang dibungkus atas nama agama pasti akan laku keras. Disamping fanatisme tinggi penganutnya, jumlah mereka juga besar. Namun kuantitas tidak berbanding lurus dengan kualitas. Sejauh pengamatan saya, sering ditemukan FE yang rangkap jabatan sebagai ulama "dadakan".

Ini yang konyol. Ketika pemuka agama harus belajar bertahun-tahun agar punya kapasitas untuk menafsirkan suatu ayat, Flat Earth cukup nonton Youtube lalu berteriak penuh keyakinan "bumi pasti datar".

Tapi, wait... kenapa dalam Flat Earth hanya menonjolkan agama Islam dan Kristen? Entah kenapa kedua FE dari latar belakang kepercayaan ini begitu "arogan" mengotot bentuk bumi harus sesuai dengan tafsir agama mereka.

Bagaimana dengan kosmologi bumi versi Hindu, Buddha, Konghucu, dan ribuan agama lainnya di dunia? Mengapa kita mengabaikan kosmologi dimana bumi berbentuk kotak? Atau bumi yang ditopang penyu? Bagaimana dengan versi yang mengatakan ada ular raksasa yang melingkari bumi kita? Lalu bangsa Babilonia Kuno bilang ada 7 lapis dunia kan?

Karl Marx pernah mengatakan "agama adalah candu". Saya 90% setuju dengan kutipan tersebut. Bukan berarti saya anti agama, tapi fanatisme buta menyebabkan hilangnya nalar dan logika. Mereka terlalu jauh memikirkan utopia sementara melupakan realitas yang ada.

Si jenius Einstein pernah mengutip "Tuhan tidak bermain dadu" kalimat itu dimaksudkan segala sesuatunya tentang alam semesta tidak terjadi begitu saja dalam kejadian acak. Namun ada entitas yang telah menyiapkan ini semua dengan sangat sempurna.
***

Siapa BossDarling?

BossDarling hanyalah satu dari banyaknya agen disinformasi yang sukses menjaring pengikut sekte bumi datar. Tanpa latar belakang yang jelas dengan entengnya memandang semua lembaga antariksa penipu, ilmuwan penipu, sains salah, dan menuduh mereka menjauhkan manusia dari agama.

Satu poin penting dalam videonya di episode 10, ia berusaha untuk menjadi anonim dengan alasan tidak ingin cari sensasi supaya terkenal. But, dalam beberapa scene seringkali muncul tulisan "presented/created by BossDarling".

Kata kuncinya ada dalam identitas samar bernama BossDarling. Beberapa waktu lalu nama ini sempat ditemukan di Facebook dengan akun bernama Luli BossDarling. Setelah ditelusuri, maka dapat dipastikan inilah wajah sosok dibalik Flat Earth 101:



Terus kalau ada foto wajahnya, mau diapain? Ya terserah, mungkin kalian tertarik untuk memajangnya di ruang tamu atau dimuseumkan sebagai salah satu tokoh paling cetar membahana.

Saat ini akun Facebooknya sudah menghilang, foto profil channel Youtube miliknya juga diganti. Sepertinya dia sadar identitasnya sudah diketahui publik. Meskipun sudah dihapus, tetap saja fotonya sudah tersebar luas di forum diskusi FE/GE. So, you're not anonymous anymore BossDarling :p
Terus kalau ada foto wajahnya, mau diapain? Ya terserah, mungkin kalian tertarik untuk memajangnya di ruang tamu atau dimuseumkan sebagai salah satu tokoh paling cetar membahana.

Saat ini akun Facebooknya sudah menghilang, foto profil channel Youtube miliknya juga diganti. Sepertinya dia sadar identitasnya sudah diketahui publik. Meskipun sudah dihapus, tetap saja fotonya sudah tersebar luas di forum diskusi FE/GE. So, you're not anonymous anymore BossDarling :p
Previous Post
Next Post

post written by:

16 komentar:

  1. Emang Lu Doang Sih Lah Yang Punya Ilmu Luas Tentang Astronimi Mah

    BalasHapus
  2. Lu Doang Yang Punya Wawasan Luas,

    BalasHapus
  3. lg ngigau lu ma, hahaha, wake up people jgn tdr terus

    BalasHapus
  4. Dibohongin kok gampang sama si botak Bossdarling wkwk pantas aja Indonesia mundur melulu, FE aja masih ada yang percaya hahaha

    BalasHapus
  5. Dibohongin kok gampang sama si botak Bossdarling wkwk pantas aja Indonesia mundur melulu, FE aja masih ada yang percaya hahaha

    BalasHapus
  6. apapun usaha global intuk berbuat zalim namun kami tetap percaya EG Punya agenda besar untuk membohongi manusia mengeruk keuntungan besar. salah satu nya anda adalah manusia yang di danai eleh elet global untuk malawan FE..ingatlah palaing lama umur kita manusia di muka bumi ini 80 thun dan selebihnya mau apa. namun kalau manusia sudah di kunci pintu hatinya sama tuhan memang seperti anda lah jadinya.

    BalasHapus
  7. Menurut gua mengapa banyak orang indonesia percaya flat earth karena watak orang indonesia itu sendiri. contoh: misalkan, di suatu desa kedatangan sepasang monyet, lalu monyet itu ternyata menyukai tempat tertentu ( misalnya pohon beringin atau kuburan ). Lalu beberapa minggu kemudian beredarlah cerita aneh tentang sepasang monyet itu, ada versi yang bilang sepasang monyet itu adalah sepasang muda-mudi yang di kutuklah,ada versi yang bilang sepasang monyet itu adalah petapa atau dukun saktilah.
    Tapi aneh nya banyak yang percaya.
    Padahal ceritanya aneh dan ngak masuk akal, apalagi kalo ada bukti-bukti yang masuk akal kayak flat earth pasti banyak yang percaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya... lelah aq gelud ama FE . Emang sih akhir akhirnya menang tapi cuma bosen aja. heran yh mereka cuma sekali liat video langsung percaya, apa kabar saia yg cuma cari bentuk bumi dan alam semesta kudu baca dan baca terus makalah ilmiah, jurnal ilmiah, menganalisa ini dan itu butuh sekitar 6 taunan biar paham betul. Nah ini malah sekali liat video tak lebih beberapa jam langsung iya... -_-

      Hapus
  8. Tahu aja bulat masa bumi datar wkwkw

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Ntah mengapa masih banyak orang 'tertentu' di negara ini yg mempercayai berita / teori konspirasi tanpa dicari / diuji kebenarannya. Hal yg sering terjadi adalah saat si B mempercayai teori konspirasi si A dan teori itu masuk kedalam logikanya sebagai satu-satunya kebenaran, di saat itu pula si B terjebak dalam pemainan / konspirasi si A. Jadi mau bilang datar, bulat, kotak semua tergantung dari masing-masing pribadi. Bukankah Tuhan menciptakan kalian melebihi mahluk lain di muka bumi. Jadi untuk kita semua cari tahu lebih dalam informasinya, jangan hanya menilai dari satu sumber dan kulitnya saja, terutama jika informasi itu tidak diketahui sumbernya tanpa disertai riset yang mendalam. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi masih mau beranggapan bahwa bumi itu datar, bila itu berdasarkan sejauh mata memandang dan lepas dari teknologi sih sah saja, namun bila dilihat secara keseluruhan pastilah bumi itu berbentuk bulat (seperti planet lainnya) walaupun tidak berbentuk bulat sempurna. (Mengapa tak sempurna silahkan cari informasinya sendiri). :))

      Hapus
    2. Nah itu aneh. mereka yakin planet lain itu bulat tapi planetnya sendiri datar. ada tiangnya pula .. Ya Allah -_- . Gw bayangin seandainya ada semut diatas miniatur Bumi Universal Studio yg buesaarr itu. Yh semutnya ngerasa itu datar semua wong kecil badannya dibanding miniatur bumi nya. Yh analoginya gitu ke kita, ukuran skala badan kita itu mah kecil daripada ukuran bumi kita...

      Hapus
  11. trus sampean yg punya blog ini mau kasih tau qt apa, cm omongan kosong doank...cm sanggahan tanpa ada data jg, berarti anda cm bisa ngabulatuk doank donk tanpa ada data..kang..kang..belajar dulu minimal setingkat sama Boss Darling baru menyanggah bukan cm nyanggah tanpa data....L.O.L.

    BalasHapus

Silahkan Berkomentar dengan baik, sopan dan bijak